Daerah

Perlintasan Rel Kereta Api Cicurug Sering Makan Korban


SUKABUMI – Perlintasan Rel Kereta Api Cicurug tepatnya di Kampung Nyangkowek, Desa Nyangkowek Kecamatan Cicurug, dikeluhkan pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas dijalur itu. Pasalnya, perlintasan rel kereta tanpa palang pintu itu sering mengakibatkan kecelakaan para pengguna jalan.

Seperti yang dikeluhkan Yadi (20), dia mengaku tergelincir dan terjatuh saat melintas bantalan rel kereta tersebut. Yadi saat itu berkendara dari arah Sukabumi menuju Bogor sesampainya diperlintasan kereta api Cicurug  motor yang dikendarainya tergelincir dan membuat dirinya terjatuh, beruntung tidak ada luka ditubuhnya hanya saja pakain yang dikenakannya kotor masuk kubangan lumpur, ungkapnya Sabtu,(05/16).

Menurut penuturan Yadi, bantalan rel kereta api sangat licin sehingga dirinya tidak bisa menguasai kendaraan yang dikemudikannya dan menyebabkan dirinya terjatuh.

Hal serupa juga dialami Endang (35), Endang juga mengaku sempat terjatuh ketika melalui perlintasan rel kereta api Cicurug. Ia yang kala itu berboncengan dengan temannya tidak mengetahui jika jalanan tersebut licin dia memacu motornya sedikit kencang sebelum kemudian tergelincir, lumayanlah pa sedikit luka baret dikaki dan tangan saya, ucap Endang sambil menunjukan lukanya.”

Sementara Dadan (40) warga sekitar perlintasan rel kereta api menyebutkan, sedikitnya 10-15 pengendara roda dua terjatuh setiap harinya saat melintasi rel KA yang melewati jalan tersebut.

“Sering sekali  ada yang jatuh disini terutama musim hujan seperti ini. Selain licin posisi rel kereta api lebih tinggi dari jalan aspal, ditambah lagi kondisi jalan aspalnya sudah rusak dan bolong-bolong. Selain itu, banyaknya material lumpur disekitar bantalan rel juga sebagai pemicu banyak pengendara R2 terjatuh.

Maka dari itu warga punya inisiatif secara sukarela selalu ada yang nunggu di perlintasan KA, supaya ketika ada pengendara yang jatuh atau tergelincir bisa langsung ditolong,tutur Dadan.
Masih kata Dadan, Kontur jalan yang lebih rendah dari bantalan rel kereta api membuat susah untuk dilalui kendaraan, terutama kendaraan roda dua, dan diyakini sebagai penyebab kecelakaan. Serta kondisi jalan rusak dan berlubang adalah penyebab dari seringnya terjadi kecelakaan,pungkasnya.(LS)


Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LENSA SUKABUMI, di bangun berdasarkan keresahan warga sukabumi akan kebutuhan informasi yang masih terbatas

sebagai sarana bertukar informasi yang bermanfaat bagi warga sukabumi secara umum agar dapat memenuhi kebutuhan akan informasi seputar sukabumi yang aktual & terpercaya

Artikel Populer

Copyright © 2016 Lensa Sukabumi

To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co