ragam berita

Warga Ancam Segel Gudang Tidak Berizin di Perum Puri Cibeureum Permai


Lensasukabumi.com – Warga Perumahan Puri Cibeureum Permai 1 Kota Sukabumi, mengancam akan menyegel rumah yang berubah fungsi menjadi gudang. Menurut warga keberadaan gudang tersebut dirasakan telah mengganggu ketenangan dan aktifitas sekitar RW 12, Kelurahan Cibeureum Hilir.

“Warga merasa sangat terganggu dengan adanya aktifitas salah seorang warga yang bernama Rudi dengan kegiatan bongkar muat barang. Beliau memiliki beberapa rumah yang dirubah statusnya menjadi Gudang, yang seharusnya adalah rumah tinggal”, kata Ketua RT.03/12, Dani Haryanto,Jumat (19/5/17).

Saat ditemui di kediamannya, Dani menyebutkan hal yang dirasakan mengganggu warga “aktifitas bongkar muat yang dilakukan setelah isya, dan bahkan sampai malam hari yang bunyinya mengganggu istirahat orang lain.

“Parkir truk dan mobil box yang menggangu aktifitas lalu lintas kendaraan di sekitar tempat tinggal warga, serta jalan komplek yang rusak diakibatkan oleh beban kendaraan yang melebihi kapasitas jalan komplek”,tuturnya.

“Kami telah melayangkan surat ke Walikota Sukabumi pada tanggal 20 April lalu, namun hingga saat ini belum ada tanggapan dari pihak Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya Satuan Polisi Pamong Praja selaku penegak peraturan untuk melakukan penyegelan terhadap rumah Pak Rudi yang dijadikan Gudang itu,”ungkap Dani.

Masih kata Dani,”ada sekitar 6 rumah yang dijadikan Gudang, tepatnya di Jalan Halimun, Perumahan Puri Cibeureum Permai 1, kami selaku Ketua RT dan warga sekitar RW.12 telah memperingati Pak Rudi untuk menghentikan aktifitasnya yang dapat mengganggu ketenangan warga, namun Pak Rudi belum menanggapi dengan segera keinginan warga tersebut.

Warga RW.12 berkeinginan jika memang penanganan dari Pemerintah Kota lambat, khususnya Satpol PP, maka warga akan menyegel dan menghentikan secara paksa aktifitas pergudangan Pak Rudi,”ancamnya.

Dani menambahkan, “kami selaku Ketua RT.03 dan jajaran RT lainnya di bawah RW.12 mencegah agar warga tidak bertindak di luar prosedur, biarkan prosesnya ditangani oleh Pemerintah Kota Sukabumi beserta Dinas terkait, kami telah lakukan sesuai prosedur yang berlaku, dengan melaporkan kejadian ini langsung ke Pak Walikota, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Seharusnya Satpol PP dengan segera menyegel rumah itu, karena tidak benar peruntukannya, hunian dijadikan pergudangan, dengan cara itu kami menginginkan win win solution,”harapnya.

“Sesuai Peraturan Menteri Perdagangan RI, Nomor 90/M-DAG/PER/12/2014 Tentang Penataan dan Pembinaan Gudang, bahwa Pemilik Gudang harus mempunyai Tanda Daftar Gudang (TDG), yang mana TDG diterbitkan sesuai dengan alamat/domisili Gudang, warga kami pun belum pernah menandatangani surat persetujuan agar rumah pak Rudi dijadikan Gudang di perumahan kami, harapan kami agar Pemerintah Kota Sukabumi segera menindaklanjuti laporan kami dan menegakkan keadilan sesuai peraturan yang berlaku,”imbuhnya.

Terpisah Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (POLPP) Kota Sukabumi, Asep Sudrajat saat ditemui di kantornya, Jalan Lettu Bakri, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, menanggapi laporan tersebut, namun tidak dapat langsung menyegel rumah dari Rudi begitu saja, karena pihaknya harus berkoordinasi terlebih dalulu dengan Dinas Perizinan yang bertanggung jawab akan hal ini.

“Namun ketika sudah ada dasar hukum yang jelas atas penyegelan tersebut barulah kami akan tindak lanjuti”, jelasnya.

Asep juga meminta agar warga jangan melakukan tindakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Penanaman Modal Perizinan Terpadu terlebih dulu, dan pihaknya juga akan memantau ke lapangan, bila ada unsur pelanggaran akan bertindak tegas, tutupnya. (Pras)


Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co