Daerah

Tuntut Keadilan Peserta JKN, Aliansi Gebrak Bumi Demo DPRD Kota Sukabumi


Lensasukabumi.com – Ratusan massa yang tergabung dalam organisasi Gerakan Bersama Rakyat Sukabumi (Gebrak Bumi), Gabungan dari serikat buruh Kota / Kabupaten Sukabumi, ormas, LSM, Mahasiswa, serta masyarakat, melakukan aksi demo di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi, Jln. Ir H Juanda, Senin (28/08/17).

Dalam aksinya ratusan massa tersebut menuntut DPRD untuk menyelesaikan kasus yang menimpa peserta jaminan sosial kesehatan atas nama Empur Purnamasari yang telah dirugikan oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin. SH. Kota Sukabumi terkait penggunaan kepersertaan Badan Penyelegara Jaminan Sosial (BPJS) yang diduga dobel klaim oleh pihak Rumah Sakit.

Saudara Empur merasa dirugikan dengan adanya biaya tagihan perawatan dan pengobatan yang dibebankan kepadanya dengan nominal tagihan sebesar 5 juta rupiah padahal dia sudah menggunakan kartu jaminan kesehatan BPJS. Untuk itu, saudara Empur melaporkan pihak RSUD Syamsudin SH ke Polres Kota Sukabumi dengan no pelaporan LP/B/272/VIII/2017JBR/RES SMI Kota pada 3 Agustus lalu,” tutur Koordinator aksi Dadeng Nazarudin dalam orasinya.

Dadeng menyebutkan, Aksi massa ini dilakukan atas keprihatinan Aliansi Gebrak Bumi atas kasus tersebut. Disinyalir RSUD R Syamsudin SH telah melakukan diskriminasi dan komersialisasi terhadap peserta jaminan kesehatan nasional.

Kami mengadukan hal ini langsung ke DPRD Kota Sukabumi, kami meminta anggota dewan agar menindak tegas RSUD R Syamsudin SH. yang telah melakukan praktek penyalahgunaan wewenang atau jabatan sehingga menyebabkan kerugian terhadap peserta BPJS kesehatan. Dan kami juga Mendesak Walikota Sukabumi agar mencopot Direktur RSUD R Syamsudin SH,”tegas Dadeng.

Hal senada juga diungkapkan Tresna Wijaya Koordinator aksi dari LSM Gasak, dirinya  akan mengawal terus perjuangan dari Aliansi Gebrak Bumi,  terhadap kasus Empur Purnamasari. “LSM Gasak akan mengawal sampai selesai kasus ini sehingga pasien tersebut mendapatkan keadilan.

Menurut Acong sapaan akrab Tresna Wijaya, kasus ini jelas-jelas sangat merugikan masyarakat di Kabupaten Sukabumi, pihak Rumah Sakit telah menghisap dan merampok uang masyarakat di BPJS. LSM Gasak tidak akan berhenti disini jika persoalan ini tidak selesai di Kabupaten kami akan lanjutkan aksi ke tingkat nasional,”pungkasnya.

Pantauan Lensasukabumi.com dilokasi peserta aksi dikawal ketat oleh pihak Kepolisian Resort (Polres) Kota Sukabumi dan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat-Pol PP) Kota Sukabumi, tidak berselang lama, peserta aksi diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi, perwakilan dari mereka dipersilahkan masuk untuk melakukan Audiensi.  (DR)


Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LENSA SUKABUMI, di bangun berdasarkan keresahan warga sukabumi akan kebutuhan informasi yang masih terbatas

sebagai sarana bertukar informasi yang bermanfaat bagi warga sukabumi secara umum agar dapat memenuhi kebutuhan akan informasi seputar sukabumi yang aktual & terpercaya

Artikel Populer

Copyright © 2016 Lensa Sukabumi

To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co