peristiwa

Tawuran Pelajar Disukabumi Kembali Makan Korban


Lensasukabumi.com – Tawuran pelajar hingga menyebabkan korban jiwa kembali terjadi dan mencoreng dunia pendidikan di Kabupaten Sukabumi. Jumat (17/11/17) kemarin seorang pelajar dari salah satu SMK di Cibadak Sukabumi meregang nyawa setelah terlibat tawuran dengan pelajar SMK lain.

Raihan (16) korban dikeroyok oleh sejumlah pelajar SMK yang terjadi disela – sela  waktu shalat jum’at didekat jembatan cicantayan,  kecamatan Cikukulu, kabupaten Sukabumi.

Dari keterangan keluarga korban, Raihan sebelumnya dijemput oleh temannya ke rumah. Dia pergi berboncengan sepeda motor untuk melaksanakan shalat jumat, namun nahas diperjalanan Raihan berpapasan dengan siswa sekolah lain hingga terlibat tawuran yang tidak seimbang, Raihan terkena sabetan senjata tajam disekujur tubuhnya.

Raihan sempat dilarikan ke rumah sakit Beta Medica untuk mendapatkan perawatan intensif,  namun akibat keterbatasan alat dan korban banyak mengeluarkan darah  Raihan  akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bunut kota Sukabumi, namun takdir berkata lain Raihan meninggal akibat luka yang dideritanya cukup parah.

Diketahui Raihan adalah siswa SMK Lodaya Cibadak Kelas 12, sementara pelaku pengeroyokan berasal dari SMK Tekhnika Cisaat.

Ditempat terpisah Ujang Oman, Guru SMK Lodaya mengatakan,  Siswa yang bernama Raihan kelas 12 ini dikenal baik dan belum pernah kedapatan kasus apapun disekolahnya.

Lanjut dikatakan Oman, bahwa sebelum kejadian, korban dijemput oleh dua siswa SMK lain sekolah yang belum pernah dilihatnya sewaktu pulang sekolah di rumah korban,  Cibolang.

Raihan dibawa oleh dua orang siswa sekolah lain tersebut,  dan disitulah terjadi pengeroyokan yang mengakibatkan si korban luka kritis hingga harus dilarikan ke Rumah sakit terdekat (RS. Betha Medika). Karena lukanya begitu serius dan keterbatasan fasilitas di RS tersebut, sampai akhirnya diberikannya surat rujukan pada korban, untuk dibawa ke RSUD Syamsuddin, kota Sukabumi.

Menurut keterangan medis, korban menghembuskan nafas terakhirnya pukul 02.00 WIB dini  hari tadi, karena banyaknya darah yang terus bercucuran keluar akibat putusnya urat syaraf pembuluh darah dibagian paha korban.

“Dan sekarang ini, perkara tersebut sudah ditangani langsung oleh pihak kepolisian untuk diusut lebih mendalam. Kami harap pelaku pengeroyokan segera tertangkap,” harapnya.

Sementar itu,” untuk menghindari terjadi tawuran yang lebih luas siswa dirumahkan selama tiga hari ini, terhitung sampai hari Selasa nanti dan dilakukan penjagaan ketat oleh aparatur kepolisian Polres Sukabumi. Hal ini dilakukan,  adalah upaya pencegahan supaya tidak ada hal – hal lainnya dihari berikutnya,” pungkasnya. (Renal/Gumelar)


Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LENSA SUKABUMI, di bangun berdasarkan keresahan warga sukabumi akan kebutuhan informasi yang masih terbatas

sebagai sarana bertukar informasi yang bermanfaat bagi warga sukabumi secara umum agar dapat memenuhi kebutuhan akan informasi seputar sukabumi yang aktual & terpercaya

Artikel Populer

Copyright © 2016 Lensa Sukabumi

To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co