peristiwa

Cabuli Gadis Dibawah Umur, Dua Pemuda Masuk Bui


LENSASUKABUMI.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Barat Resor Sukabumi, menggelar Press Release di depan Gedung Kantor Polres Sukabumi Jalan Jajaway Palabuhanratu Sukabumi, Senin (19/02/2018). Sekira pukul 14.45 wib.

Pantauan Lensasukabumin.com dilokasi, Dua Press Release digelar sekaligus dengan dua kasus yang berbeda tentang Tindak Pidana Persetubuhan dan atau Perbuatan Cabul terhadap anak dibawah umur serta penyebar berita bohong atau hoax.

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi SH,S.I.K, MH mengungkapkan,”Untuk kasus pencabulan berdasarkan laporan Hidayatullah keluarga korban pencabulan Pada hari Kamis Februari 2018 sekira pukul 13.00 wib di Kampung Nangkod Rt 011/ 003 Desa Mekarjaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, terjadi dugaan Tindak Pidana Persetubuhan atau Pencabulan terhadap anak yang dilakukan oleh tersangka a.n  A A Ayi Abdulrahman (22) alias Ayuy dan sdr AT alias Adit (lAsep Tedi (22) terhadap korban Anisa (16),”ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskannya,” Ayuy dan Adit mengajak korban ke rumah Adit, kemudian Adit mengajak korban untuk Minum Miras, setelah itu Adit menyuruh Ayuy untuk membeli minuman beralkohol. Ayuy dan Korban minum Miras tersebut hingga mabuk parah. Selanjutnya Adit membawa korban ke ruangan kamar dan menyetubuhi korban hingga Adit mengeluarkan Sperma. Setelah Adit keluar dari kamar kemudian Ayuy bergantian menyetubuhi korban. Setelah selesai, tersangka mengantar pulang korban namun tidak sampai ke rumahnya,” jelas Kapolres.

Kapolres menambahkan,” Atas perbuatan tersebut tersangka melanggar hukum tindak Pidana Persetubuhan dan atau Pencabulan Anak dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 dan atau Pasal 82 UU RI No. 17 Tahun 2016 Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No. 01 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” tambahnya.

Ancaman Hukum bagi tersangka dipidana dengan Penjara paling singkat Lima (5) Tahun dan paling lama Lima Belas (15) tahun dan denda paling banyak Rp 5.000.000.000,- (Lima Miliar Rupiah),” punkasnya. (DS)


Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LENSA SUKABUMI, di bangun berdasarkan keresahan warga sukabumi akan kebutuhan informasi yang masih terbatas

sebagai sarana bertukar informasi yang bermanfaat bagi warga sukabumi secara umum agar dapat memenuhi kebutuhan akan informasi seputar sukabumi yang aktual & terpercaya

Artikel Populer

Copyright © 2016 Lensa Sukabumi

To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co