ragam berita

Tindak Tegas importin NAKAL Bawang Putih


Lensasukabumi.com

Indonesia sebagai negara agraris. mengimplementasikanasikan kebijakan yang rentan manipulasi. Oleh karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) baru baru ini membangun Sistem Pengendalian Internasional yang bertujuan untuk mendukung sasaran Swasembada bawang putih 2021,

Kementerian Pertanian sejak Juli 2017 Hingga April 2018 Telah mempublikasikan RIPH Volume Dengan Jumlah 1,53 juta ton untuk diserahkan ke 95 importir. Total Luas Wajib Tanam Adalah Seluas 12,828 hektar di tenggat Waktu terakhir yang di Realisasikan Desember 2018. Importir Sudah melakukan penanaman beberapa sentra, seperti Bandung, Garut, Cianjur, Sukabumi, Temanggung, Magelang, Tegal, Karanganyar, Batang, Pemalang, Brebes , Malang, Kota Batu, Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang, Lombok Timur, Bima, Simalungun, Karo, Pakpak Dan Barat.

Sebagai penyimpangan implementasi, Kementan pun tidak main-main. Untuk mengajak masyarakat menggunakan saluran pengaduan yang tersedia di Kementan, yaitu melaui website www.deptan.go.id/wbs, atau melalui SMS Pengaduan di nomor 0811 121 967, langsung ke Inspektorat Jenderal Kementan, atau melalui Portal Lapor yang dipanggil oleh Kantor Staf Kepresidenan .

“Kementan tidak akan memberikan umpan terhadap importir nakal,” kata Kepala Bagian Humas Kementan, Marihot H Panggabean dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Ahad (22/4).

Menurut Marihot, pihaknya telah menghubungkan Juru Bicara KPK Febridiansyah dengan konsep yang menyebutkan program-program penanggulangan tindak pidana korupsi. “Justru tidak pernah dibahas, dia belum pernah diwawancarai tentang manipulasi data tanam bawang putih tersebut,” ujar Marihot.

Kendati demikian, dia melanjutkan, Kementan tetap akan menganggap pemberitaan tersebut sebagai bahan-bahan yang diperlukan, untuk tanam-tanam bawang putih. Marihot mengatakan, sampai saat ini Kementan juga sangat membantu BPK. “Tidak ada keturunan dalam penyimpangan, baik melalui pengaduan atau melalui pemeriksaan BPK atau Itjen Kementan.”

Sesuai kebijakan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, “jika ada PNS Kementan terlibat, maka pasti berikan hukuman hingga pemecatan”. Menurut Marihot, Mentan tidak segan menindak aparat di bawahnya yang bermain untuk mendapatkan keuntungan sesaat. Terbukti sudah 1.294 pegawai Kementan yang dipecat, atau dicopot dari jabatannya.

“Jika terkait dengan PNS lain, maka akan dilipat untuk aparat penegak hukum sesuai ketentuan. Kami terbuka jika BPK menemukan kasus, Itjen segera menindaklanjuti.

Ihwal masalah pertanian terhadap kualitas bibit, Marihot menjelaskan, “Kementan mengeluarkan kualitas bibit melalui Sertifikasi Benih. Jika tidak ada sertifikat, pasti ditindak tegas”.

Kepada anggota Komisi III DPR Wihadi Wiyanto, Kementan juga mengucapkan terima kasih atas perhatiannya. Namun, kata Marihot, baru-baru ini Komisi IV DPR telah melihat secara langsung pelaksanaan tugas-tugas tanam bawang putih 5 persen di Kabupaten Temanggung pada tanggal 19 April 2018. Justru melalui Komisi IV DPR yang merupakan mitra Kementan, program tersebut berjalan baik dan tambahan kewajiban tanam menjadi 20 persen.

“Kami sampaikan juga bahwa untuk melakukan hal-hal yang diperlukan di berbagai pihak, termasuk dengan KPK. Di internal Direktorat Jenderal Hortikultura, terdapat tim verifikasi yang diwajibkan untuk selalu mengecek real tanam yang diimpor ke laporan sebelum penerbitan RIPH, ”ujar Marihor.

Selain itu, Itjen Kementan juga melakukan audit untuk memastikan kebenaran laporan tim verifikasi. Selanjutnya, BPK pun membangakan untuk mengaudit pelaksanaan kegiatan tersebut.

Saat ini, sambil menunggu hasil pemeriksaan Bareskrim, Kementan sudah tidak lagi memproses pengajuan RIPH dari importir yang terindikasi nakal. “Jadi, konsisten dengan arahan KPK”, kami meluncurkan program penyiaran yang ada, baik ke KPK maupun ke Kementan atau pihak berwajibnya. Sampai saat ini, Itjen Kementan senantiasa kepada semua pengadu masyarakat yang masuk ke dalam pengaduan di atas, “Ujar Marihot”.

Sumber: http://republika.co.id


Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co